Jakarta (KABARIN) - Kroasia dan Panama sama-sama memburu kemenangan saat bertemu pada laga kedua Grup L Piala Dunia 2026 di Stadion Toronto, Kanada, Rabu waktu setempat, setelah gagal meraih hasil maksimal pada pertandingan sebelumnya.
Pelatih Kroasia Zlatko Dalić melakukan perubahan strategi dengan menerapkan formasi 4-2-3-1 untuk memperkuat keseimbangan tim, terutama di lini belakang sekaligus meningkatkan efektivitas serangan.
Laga ini menjadi sorotan karena kapten Kroasia Luka Modrić akan menjalani penampilan internasional ke-200 bersama Vatreni. Gelandang berusia 40 tahun itu kembali menjadi pusat permainan dan berduet dengan Mateo Kovačić di lini tengah.
Di sektor depan, Kroasia mengandalkan Petar Musa sebagai ujung tombak, didukung Mario Pašalić, Martin Baturina, dan Ivan Perišić yang bertugas menciptakan peluang dari lini kedua.
Sementara itu, Panama tetap mempertahankan formasi 3-4-3 racikan pelatih Thomas Christiansen. Skema ini mengandalkan pertahanan rapat dan serangan balik cepat untuk menekan Kroasia.
Orlando Mosquera akan menjaga gawang Panama, dengan César Blackman, Jiovany Ramos, dan José Córdoba menjadi benteng utama di lini belakang.
Di lini depan, Panama mengandalkan trio Yoel Bárcenas, José Fajardo, dan José Luis Rodríguez untuk mengancam melalui transisi cepat.
Pertandingan ini diperkirakan berlangsung ketat karena hasilnya akan sangat menentukan peluang kedua tim dalam persaingan menuju babak 32 besar Piala Dunia 2026.
Susunan pemain kedua tim:
Kroasia (4-2-3-1): Dominik Livakovic; Josip Stanisic, Josip Sutalo, Marin Pongracic, Josko Gvardiol; Luka Modric, Mateo Kovacic; Mario Pasalic, Martin Baturina, Ivan Perisic; Petar Musa.
Panama (3-4-3): Orlando Mosquera; Cesar Blackman, Jiovany Ramos, Jose Cordoba; Michael Amir Murillo, Carlos Harvey, Cristian Martinez, Andres Andrade; Yoel Barcenas, Jose Fajardo, Jose Luis Rodriguez.
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026